SkyLovers

Sebuah tulisan, sebuah cerita…

Kijangku Lari….

6 Comments

Love of my life can’t you see,
Bring it back bring it back,
Don’t take it away from me,
Because you don’t know what it means to me…….


Oke, jadi pada ulasan kali ini saya akan membahas mengenai kisah tragis yang terjadi sekitar bulan januari 2010 kemarin. Yaitu mengenai nasib mobil kijang yang raib digondol maling.

Peristiwa nya saya masih ingat, yaitu terjadi pada tanggal 26 Januari 2010 dengan waktu kejadian perkara sekitar pukul 03.00 – 04.00 dini hari. Runtun kejadian nya mungkin seperti ini, jadi dari awal bulan keluarga kami memang sedang membuat garasi à maklum kami baru saja pindah ke Yogyakarta, dan kebetulan rumah yang kami tempati belum memiliki garasi dan baru sebatas carport saja. Karena hanya carport, sehingga jika hujan turun maka kendaraan yang ada bakal kena air hujan. Untuk itulah ortu akhirnya memutuskan untuk membuat garasi. Sebenarnya proyek pembangunan garasi ini sudah dimulai sejak awal bulan desember, dan pada bulan januari diharapkan sudah mulai masuk tahap finishing. Namun, karena lambannya proses pengerjaan maka pembuatan garasi ini menjadi molor beberapa hari dari waktu yang telah dijadwalkan, sehingga garasi baru diperkirakan selesai sekitar akhir bulan januari.

Ilustrasi Kijang yang hilang

Ilustrasi Kijang yang hilang

Memasuki pertengahan Januari, dikarenakan penumpukan material yang semakin banyak ( pasir, semen, bata, genteng, dll ) di pekarangan rumah, maka mobil tersebut tidak dapat masuk kedalam pekarangan rumah dan harus parkir di luar pagar /  rumah. Mobil tersebut terus terparkir di luar selama hampir 2 minggu. Mungkin dari sinilah mobil nahas tersebut sudah mulai diincar oleh spesialis pencuri mobil.

Tepat pada tanggal 25 Januari 2010, garasi sudah dinyatakan hampir 98% siap untuk digunakan. Dan hanya butuh untuk merapikan beberapa material yang masih tersisa, namun karena masih ada gunungan pasir didepan pintu masuk pekarangan, maka mobil tersebut masih harus melewati satu malam lagi untuk dapat masuk ke “kandang” baru nya. Malam sebelum kejadian sekitar pukul 20.30, saya sempat menggunakan mobil tersebut untuk berkeliling jogja sendirian sembari cari makan diluar à bahkan saya sempat membeli sebuah kaset ( klo gak salah albumnya Alm. Chrisye ). Dan baru pulang sekitar pukul 22.30. Mobil tersebut kemudian saya parkir di depan rumah ( karena masih belum bisa masuk ), dalam keadaan terkunci dan alarm on à namun saya lupa tidak mengunci setir mobil ( saya pada waktu itu jarang sekali untuk mengunci setir mobil ). Saya sendiri kemudian baru pergi tidur sekitar pukul 02.00 dini hari, dan keesokan hari nya saya dibangun kan sekitar pukul 06.30 WIB, kalau gak salah yang pertama kali membangunkan saya adalah bapak saya,

Bapak  : Mas, bangun mas !!!

Saya    : ( masih dengan agak mengantuk )….hoaahmm…napa pak ??

Bapak  : ( saya liat raut muka nya agak khawatir ) mobil kamu parkir mana tadi malam ??

Saya     : itu didepan rumah, seperti yang bapak suruh tadi malam…( masih setengah merem )

Bapak  : Lho, kok sekarang nggak ada…

Saya     : Ah, masa….seriuss !!! ( mulai melek )

Bapak  : iya, beneraan…..waaduuh ….dicolong berarti

Saya     : ( segera bangkit dari tempat tidur, dan melihat kearah luar )…..

dan bener tu mobil memang sudah tidak ada di tempat parkir nya lagi alias RAIB digondol maling….. dan bisa dibilang sejak saat itu waktu bisa dikatakan serasa berhenti, apalagi bagi saya yang merupakan orang terakhir yang mengendarai mobil tersebut, setelahnya saya kemudian bersama bapak pergi melapor ke polsek terdekat untuk mengabarkan perihal raibnya mobil kami. Sebelum pergi ke kantor polisi, bapak sempat mampir di warung kelontongan sekitar untuk mencari kacamata baca ( ternyata kaca mata baca nya ikut digondol maling karena berada didalam mobil nahas tersebut ). Sesampainya di kantor polisi, laporan kami pun langsung ditindak lanjuti dan diproses. Bapak saya kemudian diajak oleh beberapa petugas untuk melakukan cek TKP. Saya sendiri sempat ditanyai oleh beberapa petugas, hal ini berhubung sayalah orang yang paling akhir yang berhubungan dengan mobil tersebut dan baru saya sadari bahwa ucapan saya terhadap petugas tersebut kemudian muncul di surat kabar pada esok hari nya ( tanggal 23 red. ). Setelah selesai melapor dan berkas nya diproses, maka kami pun akan diberi tahu progress nya sekitar seminggu setelah tanggal pelaporan ( namun kenyataan nya hingga kini belum ada laporan dari kantor polisi ).

Kami sekeluarga pun kemudian berusaha merelakan kepergian “kijang” nahas tersebut, walaupun memang awal nya berat à karena mobil tersebut bisa dibilang “workhorse” nya keluarga kami jika bepergian kemana – mana.

Berita hilang nya sempat menghiasi media cetak

Berita hilang nya sempat menghiasi media cetak

Mobil tersebut pada awalnya merupakan mobil “lelang” yang diberikan oleh perusahaan tempat bapak saya berkerja ( yang asalnya dari bontang, tepatnya PT Badak pasti tahu perihal mobil lelang ini ). Jadi inti nya mobil lelang adalah mobil perusahaan yang bisa dibilang telah habis masa dinasnya dan kemudian akan dijual dengan harga yang sangat murah untuk para karyawannya. Walaupun mobil lelang, tapi mobil yang bapak saya dapatkan dapat dikatakan masih dalam kondisi yang sangat layak untuk digunakan dibandingkan dengan mobil – mobil lelang yang lain. Mobil ini didapatkan oleh bapak saya sekitar tahun 2003-an, dan waktu itu kilometernya masih 30000-an ( untuk mobil dinas, kilometer ini masih termasuk sedikit ), dan jika ditilik dari umur pembuatannya yaitu sekitar tahun 1991, maka mobil ini masih sangat layak sekali. Dan hanya memerlukan sedikit polesan saja untuk dapat dikendarai sebagai mobil keluarga kembali. Setelah masuk bengkel untuk pembenahan, maka mobil ini sepenuhnya telah siap untuk dikendarai kembali.

Dalam perjalanan nya di keluarga kami, mobil ini lebih sering digunakan oleh saya untuk pergi ke sekolah dikala hujan ataupun waktu hang-out bersama teman – teman sekolah, banyak sekali pengabdian yang dilakukan oleh “kijang” ini, saking banyaknya saya pun tidak mampu mengingat nya lagi. Terhitung keberadaan kijang ini bersama keluarga kami adalah hampir 7 tahun, dan dalam kurun waktu 7 tahun bukanlah waktu yang  sangat sedikit. Salah satu kisah yang paling saya ingat adalah ketika saya bersama teman  -teman balapan bersama, dimana yang menjadi lawan tanding saya juga mobil kijang hasil dari lelang-an juga. Bisa dibayangkan yang balapan bukan mobil – mobil kelas wahid tapi mobil – mobil “tua” yang partsnya udah lepas sana  -sini…hehe,

Ketika sampai di Jogja pun, mobil ini memainkan peranannya. Yang paling saya kagumi dari mobil ini adalah tingkat material bodi nya yang sangat keras dibanding mobil – mobil keluaran terbaru sekarang. Bodi nya bisa dibilang full – metal, coba bandingkan dengan mobil zaman sekarang yang bodinya rata – rata terbuat dari campuran fiber dan sebagainya yang mana konstruksi material nya tidak sekuat mobil – mobil lawas. Jadi inti nya saya tidak takut berkendara dengan mobil ini, sehingga saya bisa menggunakan nya tanpa takut akan tergores, penyok dan sebagainya, walaupun saya tetap berkedara sesuai di koridor yang telah digariskan.

Untuk urusan “bawaan” pun, saya pikir tidak ada masalah…karena sesuai tag-line nya “KIJANG MEMANG TIADA DUANYA” dari aa, teteh, kakek, nenek…semua masuk“, bahkan mobil ini sempat digunakan sebagai “airlift” waktu membantu temen yang sedang pindahan kos, semua barang yang ada dikamar kos nya bisa masuk, termasuk lemari dan sebagainya. Jadi memang benda apapun bisa masuk dalam tubuh si Kijang ini.

Tampilan speedometer si Kijang

Tampilan speedometer si Kijang

Untuk masalah power tidak usah diragukan lagi kekuatannya, mesin nya pun bisa dibilang sangat – sangat sehat walafiat, mo nanjak oke, turunan boleh. Sebelum hilang, ni kijang sempat saya ajak ke Ketep Pass, Pantai Baron, yang mana untuk menuju ke dua lokasi tersebut dibutuhkan kondisi mobil yang prima. Dan hasilnya, semua medan berhasil dilibas dengan sangat baik.

Ada kisah lucu menyangkut hilang nya mobil ini, jadi sehari sebelum hilang, saya dan bapak saya sempat membeli dua buah gallon dan kami lupa mengambilnya, sehingga dua buah gallon tersebut ikut raib bersama mobil nahas tersebut. Selain itu dimobil nahas tersebut terdapat 5 buah payung dengan ukuran jumbo semua, mengapa bisa ada lima buah payung dalam mobil itu ?? usut punya usut ternyata 3 hari sebelum hari naas, mobil itu sempat digunakan oleh keluarga kami untuk bepergian ke candi prambanan à karena candi itu sangatlah panas, maka ortu memutuskan untuk membawa payung, dan karena kami berjumlah lima orang, maka payung yang dibawa jumlah nya 5. Selain itu didalam mobil juga terdapat sebagian koleksi kaset yang saya miliki, termasuk kaset alm.chrisye yang baru saya beli semua nya bablas.

Ya, itulah sekelumit kisah yang dapat saya tuliskan mengenai kisah perjalanan dari mobil nahas yang kami miliki, kami sekeluarga tidak akan pernah melupakan pengabdianmu selama ini, semoga kamu tetap baik – baik saja di luar sana………

Hurry back hurry back
Please bring it back home to me
Because you don't know what it means to me 
Love of my life....... 
( Queen - Love Of My life )

6 thoughts on “Kijangku Lari….

  1. kan dah diganti avanza le…kijang mah ke laut aja

  2. udah ketemu belum kijangnya be???

  3. salam knal…

    ane juga dlu prnah punya kijang macam ginian, tpi versi 3 pintu(pintu tengah gak ada) tahun 88.
    lgi sayang2nya eh ada kebutuhan, jadi deh dijual. pdahal mobil masih dalam kondisi sangat mulus.

    • Thx udah mampir, he….iya bener mobil2 jadul itu lebih kuat dan tangguh dibanding mobil buatan masa kini. saya masih ingat, dulu kijang kenangan tersebut sempat nyerempet pagar rumah. dan hasilnya, bodi kagak ada yang lecet berarti. coba kalau mobil kayak avanza atau xenia atau kijang keluaran terbaru, ane yakin pasti bodi bakal baret sana sini…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s