SkyLovers

Sebuah tulisan, sebuah cerita…

Kode penerbangan di Indonesia

1 Comment

Penomoran registrasi di Inggris

Penomoran registrasi di Inggris

Bagi yang sering bepergian menggunakan pesawat, tentunya sering dong melihat tulisan yang tertera di bagian dekat ekor pesawat. Yap itu adalah kode registrasi dari mana pesawat tersebut berasal. Kalau di AS biasa nya N-xxx, di Belanda PH-xxx, di Inggris G-xxx, di Malaysia 9M – xxx, di Singapore 9V – xxx sedangkan di Indonesia adalah PK-xxx. Hal ini digunakan untuk mempermudah dalam berkomunikasi di udara dimana setiap pesawat dari masing-masing negara memiliki kode identifikasi nya sendiri-sendiri, ya ibarat plat nomor pada kendaraan bermotor yang kita miliki.

Indonesia sendiri menggunakan awalan PK dengan diikuti 3 digit huruf dibelakang untuk identifikasi airline yang mengoperasikan pesawatnya. Seingat saya (kalau ada yang salah mohon koreksi nya) kalau Garuda menggunakan G jadi PK – Gxx, Merpati menggunakan M, Mandala menggunakan R, Lion menggunakan L, Batavia menggunakan Y, dsb. Nah, sekarang yang menjadi pertanyaan kenapa kode callsign kita kok menggunakan PK dan bukannya RI atau apa, setelah saya cari tahu di forum-forum, dan beberapa buku literatur, ternyata callsign PK itu adalah peninggalan BELANDA. Sebagai negara bekas jajahan selam hampir 3.5 abad, tentunya banyak “warisan-warisan” yang ditinggalkan oleh belanda, termasuk dalam perkara penomoran registrasi pesawat di Indonesia.

Yap, asal mula PK itu adalah dari penerbangan hindia-belanda, dan PK itu ternyata memiliki makna yang berarti Pays Kolonie atau dalam bahasa indonesia nya adalah wilayah koloni atau jajahan. Sedangkan Belanda sendiri menggunakan PH atau Pays Holland yang dalam bahasa indonesia adalah Holland atau negeri Belanda. Jadi setiap maskapai penerbangan di hindia belanda selalu menggunakan kode berawalan PK. Maskapai Hindia Belanda yang beroperasi di wilayah Indonesia antara lain adalah KNILM yang mana nantinya pada saat penyerahan kedaulatan berdasarkan hasil KMB berubah nama menjadi Garuda Indonesia. KNILM adalah maskapai penerbangan yang melayani rute hindia belanda dan sekitarnya, KNILM sendiri didirikan oleh sekelompok pengusaha besar asal belanda yang tinggal di hindia belanda. Setelah melakukan berbagai persiapan baik urusan administrasi maupun kelayakan teknis, maka pada tahun 1928 berdirilah KNILM ( Koninklije Nederlandsch Indische Lutchvaart Maatshapij ).

Poster maskapai KNILM

Poster maskapai KNILM

Berdasarkan artikel dari wikipedia, Untuk keperluan operasional KNILM, maka dikirimkan 4 pesawat terbang jenis Fokker, Fokker VII dengan tiga mesin Siddley-Link bertenaga masing-masing 230 tenaga kuda, yang mampu mencapai kecepatan jelajah sekitar 167 km/jam. Keempat pesawat tersebut beregistrasi HN-AFA, HN-AFB, HN-AFC dan HN-AFD. Selanjutnya, tanda registrasi penerbangan sipil Hindia Belanda menggunakan tanda PK yang dilanjutkan hingga kini oleh pemerintah Indonesia sejak kemerdekaannya. Pesawat ini diawaki dua orang penerbang dengan kapasitas maksimum 80 kg. Tangki bahan bakar 50 kg dan minyak pelumas 40 kg, kapasitas angkut 8 orang dengan bagasi 300 kg. Berat kosong adalah 2.900 kg dan berat keseluruhannya adalah 4.500 kg.

Armada KNILM - terlihat kode registrasi PK pada ekor pesawat

Armada KNILM - terlihat kode registrasi PK pada ekor pesawat

Pelepasan keberangkatan empat pesawat Fokker VII tersebut disaksikan ribuan masyarakat Amsterdam pada tanggal 13 September 1928 dari Bandara Schipol menuju Batavia (Jakarta)). Pesawat pertama HN-AFA diawaki pilot GA. Koppen dibantu pilot J. Moll dan ko-pilot Van Heselen, sedangkan HN-AFD oleh pilot J Schott dan ko-pilot Waltman. Jalur penerbangan yang ditempuh melalui Amsterdam-Neurenberg-Budapest-Sofia-Istanbul (Konstantinopel)-Alepo-Baghdad-Bushire-Bandar Abbas-Karachi-Nazirabad-Allahabad-Calcuta (Kolkata)-Rangoon (Yangoon)-Bangkok-Sengora-Medan-Palembang-Batavia. Pesawat HN-AFA dan HN-AFB tanpa banyak kesulitan mendarat di bandara Tjililitan (Sekarang Bandara Halim Perdanakusuma). Sementara pesawat HN-AFC akibat jeleknya landasan pacu di Cavonpore mengalami kerusakan, dan setelah diperbaiki secukupnya melanjutkan penerbangan sampai ke Calcutta. Dari Calcutta, pesawat ini diangkut menggunakan kapal laut menuju Batavia. Tidak ada keterangan mengenai penerbangan pesawat HN-AFD.

Rute penerbangan KNILM

Rute penerbangan KNILM

Sebenarnya pada awal kemerdekaan, pesawat yang dimiliki Indonesia tidak berawalan PK, melainkan berawalan RI. Pesawat pertama yang dimiliki Indonesia yaitu C-47 Dakota Seulawah, memiliki registrasi RI-001 dan seterusnya untuk pesawat – pesawat berikutnya. Namun penggunaan registrasi ini tidak didaftarkan atau belum mendapatkan persetujuan dari ICAO  yang mengeluarkan regulasi tentang penomoran registrasi (jika ada yang salah, mohon koreksinya yaa :D). Akhirnya kita pun kembali menggunakan registrasi peninggalan belanda yaitu PK.

Indonesia airways merupakan maskapai pertama yang berasal dari Indonesia. Maskapai ini dibentuk asal prakarsa Wiweko Soepono. Uniknya adalah Indonesia Airways dibentuk pada saat darurat, dimana pada saat itu RI-001 sedang butuh perawatan berkala dan harus masuk bengkel perawatan di India. Namun ketika pesawat sudah selesai menjalani perawatan, pecahlah agresi militer 2. Untuk mencegah pesawat ini jatuh ketangan Belanda, maka Wiweko memutuskan untuk membentuk sebuah maskapai dan berpusat di Burma. Disini peran Indonesia Airways bukan sebagai maskapai penerbangan komersil, melainkan sebagai maskapai niaga. Dimana maskapai ini menyewakan armada nya untuk mengangkut berbagai kebutuhan bahan pokok dan juga membantu perjuangan pemerintah burma melawan pemberontakan yang terjadi di negaranya. Dana yang dihasilkan dari usaha menyewakan pesawat ini, digunakan untuk membiayai sekolah para penerbang muda Indonesia. Bahkan dari hasil menyewakan pesawat RI-001 juga bisa untuk membeli lagi 2 buah pesawat dakota lain, yaitu RI-007 dan RI-009. RI-007 sendiri kemudian diberikan kepada pemerintah burma sebagai bentuk rasa terimakasih atas bantuan mereka kepada perjuangan rakyat Indonesia.  Selain Indonesia tercatat pula India yang menggunakan registrasi peninggalan penjajahnya dengan awalan VT.

RI-001 Seulawah

RI-001 Seulawah

Maskapai KNILM sendiri pun akhirnya dilikuidasi dan diubah menjadi KLM-IIB dan semua pesawatnya dipindahkan ke maskapai baru tersebut. KLM-IIB sendiri kemudian dinasionalisasikan oleh pemerintah indonesia menjadi Garuda Indonesia Airways pada akhir tahun 1949 saat penyerahan kedaulatan dari pemerintah Belanda kepada Indonesia sebagai hasil konferensi meja bundar. Indonesian Airways sendiri kemudian dilebur ke Garuda Indonesia.

Oya, kalau di barat menganggap bahwa angka ke 13 adalah angka sial, maka pada penomoran registrasi di Indonesia pun, ada istilah huruf yang dikeramatkan. Ya, huruf “B” merupakan huruf yang dikeramatkan dalam penomoran registrasi. Jadi biasanya dalam pemberian registrasi pada pesawat terbang huruf B tidak terpasang, misalnya ada 4 pesawat yang dimiliki, maka maskapai tersebut akan memberi penomoran nya, PK-AFA, PK-AFC, PK-AFD, dan PK-AFE. Mengenai sejak kapan huruf B tidak digunakan, saya juga kurang tau. Mungkin bagi yang ingin tau mengenai daftar registrasi pesawat yang dimiliki oleh maskapai penerbangan di indonesia bisa cek disini . Mungkin ini saja yang saya ketahui, kalau ada yang salah mohon koreksi nya yaa….hehe,

*diambil dari berbagai sumber

Maskapai di Indonesia saat ini

Maskapai di Indonesia saat ini

One thought on “Kode penerbangan di Indonesia

  1. wau baru tau aku, terima kasih udah mau sharing pengetahuannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 150 other followers